Jakarta, LensaWarna.com– Jumlah kasus lupus di Indonesia terus meningkat tajam dalam tiga tahun terakhir, dengan data terbaru menyentuh angka lebih dari 247 ribu kasus pada akhir 2025.
Penyakit autoimun yang sering disebut “penyakit seribu wajah” ini lebih banyak menyerang perempuan usia produktif, namun gejalanya sering diabaikan karena dianggap keluhan biasa.
Kabar menggembirakan datang dari dunia medis. Obat jenis biologis terbaru bernama Obinutuzumab terbukti sangat efektif menekan peradangan, dengan 77% pasien mengalami perbaikan signifikan dan sepertiganya mencapai kondisi remisi total.
Obat ini sudah mulai diterapkan untuk kasus lupus yang menyerang organ vital seperti ginjal.
Para ahli mengingatkan masyarakat untuk waspada pada gejala awal seperti kelelahan ekstrem, nyeri sendi, ruam di wajah, dan demam berulang.
Deteksi dini dan penanganan tepat memungkinkan penyintas lupus tetap bisa beraktivitas normal dan hidup berkualitas.
Red Shaff)***


