Home » Syed Iqbal Perluas Kiprah Musik Islami ke Indonesia, Bawa Single “Basstamam”

Syed Iqbal Perluas Kiprah Musik Islami ke Indonesia, Bawa Single “Basstamam”

Jakarta, LensaWarna.com – Penyanyi sekaligus performer asal Malaysia, Syed Iqbal, terus memperluas kiprahnya di industri musik melalui karya-karya bernuansa Islami yang memadukan unsur budaya, kreativitas, dan pesan spiritual.

Penyanyi yang pernah menempuh pendidikan di Al-Azhar University, Mesir, tersebut menjadikan pengalaman belajar di luar negeri sebagai salah satu bagian yang membentuk karakter serta perspektifnya dalam bermusik.

Syed Iqbal penyanyi Malaysia dengan musik Islami Basstamam
Penyanyi dan performer asal Malaysia, Syed Iqbal, membawa karya musik bernuansa Islami ke pasar Indonesia melalui single “Basstamam”.

Kemampuan menggunakan bahasa Arab, Melayu, dan Inggris juga menjadi modal bagi Syed Iqbal untuk menghadirkan karya yang dapat menjangkau pendengar dari berbagai latar belakang dan negara.

Salah satu karya yang menjadi perhatian adalah single “Basstamam”, yang dirilis pada 2025. Lagu tersebut mencatat sejumlah capaian di platform digital maupun media sosial.
“Saya ingin memperkenalkan lagu-lagu saya di Indonesia.

Mudah-mudahan bisa diterima dan menghibur masyarakat. Musik bukan sekadar hiburan. Lagu yang dibawakan dengan bahasa Arab diharapkan memberikan ketenangan bagi pendengarnya ketika memahami makna yang terkandung di dalamnya,” ujar Syed Iqbal.

Ketertarikannya terhadap musik Arab juga tidak terlepas dari pengalamannya mempelajari bahasa Arab serta menjalani pendidikan di Mesir. Pengalaman tersebut kemudian turut mempengaruhi warna musik yang kini dibawakannya.

Basstamam” Masuk Top 10 Malaysia Viral

Popularitas “Basstamam” terlihat dari sejumlah pencapaian yang diraih. Lagu tersebut disebut berhasil masuk jajaran Top 10 Malaysia Viral dan menempati posisi ketujuh di ERA, salah satu kanal radio populer di Malaysia.

Di TikTok, lagu tersebut juga mendapat respons positif. “Basstamam” telah digunakan oleh lebih dari 395 ribu pengguna TikTok dalam berbagai konten.

Raih Jutaan Streams di Platform Digital

Dari sisi streaming digital, karya Syed Iqbal juga mencatat angka jutaan pemutaran.
Berdasarkan capaian yang disampaikan dalam press conference, “Basstamam” telah memperoleh lebih dari 5 juta streams di berbagai platform digital.

Rinciannya antara lain sekitar 3,8 juta streams di YouTube Music, 2,4 juta views untuk music video (MV), serta 1,7 juta streams di Spotify.

Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Syed Iqbal dalam memperkenalkan musik bernuansa Islami kepada audiens yang lebih luas, termasuk membuka peluang untuk mengembangkan pasar musiknya di Indonesia.

Bimo Maxim Terlibat dalam Management di Indonesia

Dalam pengembangan karier Syed Iqbal di Indonesia, Bimo Maxim turut terlibat sebagai bagian dari management Syed Iqbal di Indonesia.

Kehadiran management tersebut diharapkan dapat memperkuat jaringan, komunikasi, promosi, sekaligus membuka peluang kerja sama di industri musik Indonesia.

Langkah ini juga menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan karya Syed Iqbal dengan penikmat musik Islami di Indonesia yang memiliki kedekatan budaya dan bahasa dengan Malaysia.

Syed Iqbal pun membuka peluang untuk berkolaborasi dengan musisi Indonesia. Menurutnya, perjalanan di dunia musik masih panjang dan dirinya masih terus belajar, baik dalam mengembangkan kemampuan bernyanyi maupun menciptakan karya.

Melalui musik, Syed Iqbal berharap karya-karyanya tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat membawa pesan positif serta memberikan ketenangan dan menyentuh hati para pendengarnya.

Red Dons)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *