Jakarta, LensaWarna.com— Langkah karier bermusik Sheera kian terbuka lebar. Usai tampil memukau dan meraih posisi juara tiga dalam ajang pencarian bakat The Icon Indonesia, penyanyi muda ini resmi meluncurkan karya solo pertamanya berjudul “Luka Terakhir”.
Kabar gembiranya, lagu tersebut juga dipercaya menjadi lagu tema atau Original Soundtrack (OST) sinetron terbaru SCTV, “Cinta Seluas Samudra”.
Dirilis pada Jumat, 18 September 2026, “Luka Terakhir” mengangkat kisah keraguan hati: seseorang yang sesungguhnya mendambakan kehadiran cinta, namun sekaligus dibayangi ketakutan terluka kembali karena pengalaman masa lalu.
Melalui lagunya, Sheera ingin menyuarakan perasaan yang dirasakan banyak orang — keinginan tulus membuka hati, namun belum sepenuhnya berani percaya lagi.
Perpaduan harap dan cemas itu terangkum dalam baris lirik kesayangannya: “Sumpah ingin cinta, rindu rasa di peluk, tapi takut.”
“Kalimat itu sederhana, tapi menyimpan konflik yang dalam. Di satu sisi kita ingin dicintai, ingin berbagi cerita, ingin dekat dengan orang lain. Namun di sisi lain, ada rasa takut muncul dari pengalaman yang pernah menyakitkan,” ungkap Sheera menjelaskan makna lagu tersebut.
Bagi Sheera, “Luka Terakhir” bukan sekadar lagu pasca-kompetisi. Ini adalah momen menampilkan sisi lain dirinya — di luar tekanan panggung perlombaan yang menuntut penampilan sempurna dalam waktu singkat. Kini, ia bebas menafsirkan cerita dengan kedalaman emosi yang lebih pribadi.
Selama proses rekaman bersama direktur vokal Irvnat, Sheera tidak hanya mengasah teknik bernyanyi, melainkan mendalami makna di balik setiap kata. Tujuannya satu: agar perasaan yang disampaikan dapat dirasakan sepenuhnya oleh pendengar.
Lagu ciptaan Alam Urbach dan Gedalya Petra Einstein ini disusun dengan aransemen yang memberi ruang luas bagi Sheera menampilkan kualitas vokalnya yang emosional. Tantangan terbesarnya bukan soal teknik, melainkan bagaimana menyampaikan perasaan agar tersentuh langsung ke hati pendengar.
“Bagiku, lagu ini bukan sekadar soal takut mencintai lagi. Lebih dari itu, ini tentang memberi kesempatan diri untuk pulih dan menemukan rasa aman kembali,” ujar Sheera.
Ia berharap pendengar tidak merasa sendirian saat mendengarkan lagunya. “Semoga ada bagian dari cerita mereka yang terwakili di sini. Dan semoga lagu ini mengingatkan: tidak apa-apa kalau masih takut, tidak apa-apa untuk melangkah perlahan,” harapnya.
“Luka Terakhir” kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital. Bersamaan dengan itu, video visualizer lagu juga tayang di kanal YouTube Trinity Optima Production.
Red Dons)***


