Jakarta, LensaWarna.com– Setelah lebih dari 20 tahun menapaki perjalanan di industri musik Indonesia, D’MASIV kembali menghadirkan langkah baru melalui D’MASIV Asia Home Run.
Rangkaian tur ini akan membawa band yang digawangi Rian Ekky Pradipta (Rian), Kiki, Rama, dan Wahyu tersebut menyapa penggemar serta audiens baru di sejumlah negara Asia.
D’MASIV Asia Home Run dijadwalkan menyambangi Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Jakarta dipilih sebagai kota terakhir sekaligus titik kepulangan perjalanan tur tersebut.
Bagi D’MASIV, rangkaian ini tidak sekadar menjadi agenda pertunjukan musik di luar negeri. Asia Home Run menjadi momentum untuk memperluas jangkauan karya, bertemu komunitas musik di berbagai negara, sekaligus menandai fase baru dalam perjalanan karier mereka.
Vokalis D’MASIV, Rian Ekky Pradipta, mengatakan perjalanan tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh personel untuk membuka lembaran baru tanpa meninggalkan karya-karya yang telah menemani penggemar selama bertahun-tahun.
“Setelah lebih dari dua dekade bersama D’MASIV, kami melihat Asia Home Run sebagai kesempatan untuk membuka babak baru. Kami ingin membawa karya-karya yang sudah menemani perjalanan kami, sekaligus memperkenalkan warna dan semangat baru kepada teman-teman di Asia,” ujar Rian.
Menurutnya, perjalanan Asia Home Run bukan hanya mengenai tampil di negara lain. Lebih dari itu, tur tersebut menjadi ruang untuk bertemu lebih banyak orang, berbagi energi melalui musik, dan merayakan perjalanan panjang D’MASIV bersama para pendengarnya.
Konsep Home Run, Berangkat Jauh untuk Kembali Pulang
Konsep “HOME RUN” menjadi bagian penting dari identitas tur ini. D’MASIV akan melakukan perjalanan dari sejumlah kota di Asia sebelum akhirnya kembali ke Jakarta, kota yang menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan karier mereka.
Sejumlah venue telah disiapkan untuk rangkaian pertunjukan tersebut. Di Taipei, D’MASIV akan tampil di SUB LIVE, kemudian berlanjut ke TIDES di Hong Kong, MEGASTAR ARENA di Kuala Lumpur, Capitol Theatre di Singapura, dan ditutup di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Pemilihan kota dan venue dilakukan dengan mempertimbangkan karakter penonton serta perkembangan ekosistem musik di masing-masing wilayah.
Dengan demikian, setiap pemberhentian diharapkan memiliki pengalaman yang berbeda bagi penonton.
RANS Dorong IP Indonesia ke Pasar Internasional
Dari sisi promotor, D’MASIV Asia Home Run juga menjadi bagian dari langkah RANS Entertainment untuk membawa intellectual property (IP) Indonesia ke panggung internasional.
Direktur Utama RANS Entertainment sekaligus promotor D’MASIV Asia Home Run, Nagita Slavina, menyebut potensi IP Indonesia sangat besar untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas.
“Kami percaya dengan potensi dan kekuatan sebuah IP. Jadi, kita ingin experience entertainment yang kita bangun tidak berhenti di Indonesia, tapi bisa dinikmati juga oleh masyarakat di berbagai negara,” kata Nagita.
Menurut Nagita, Asia Home Run menjadi salah satu langkah RANS dalam memperkenalkan D’MASIV sekaligus membawa karya Indonesia agar semakin dikenal di kawasan Asia.
Hadirkan Sentuhan Baru dalam Aransemen
Selain menghadirkan lagu-lagu yang telah dikenal luas, D’MASIV juga menyiapkan pendekatan musikal yang lebih segar untuk rangkaian Asia Home Run.
Sejumlah lagu akan mendapatkan penyegaran melalui sound dan aransemen baru. Meski demikian, D’MASIV tetap mempertahankan karakter serta identitas musik yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
Aransemen tersebut dirancang agar lagu-lagu lama tetap terasa dekat bagi penggemar, namun memiliki nuansa berbeda ketika dibawakan dalam pertunjukan Asia Home Run.
Setlist juga akan disusun sebagai sebuah perjalanan utuh dari awal hingga akhir konser. Lagu-lagu yang membawa kenangan bagi penggemar lama akan ditempatkan berdampingan dengan karya-karya terbaru, sehingga menciptakan kesinambungan antara perjalanan masa lalu dan New Era D’MASIV.
Konsep Visual Diperkuat Kelas Pagi dan RUX
Tidak hanya mengandalkan sisi musikal, Asia Home Run turut mendapat perhatian dari sisi visual. D’MASIV menggandeng Kelas Pagi dan RUX untuk menerjemahkan konsep perjalanan tersebut ke dalam pengalaman visual.
Kelas Pagi mengembangkan bahasa visual yang menggambarkan perjalanan D’MASIV menuju fase baru. Konsep tersebut antara lain dituangkan melalui Key Visual (KV) yang menjadi representasi utama semangat Asia Home Run.
Sementara itu, RUX berperan dalam menerjemahkan konsep tersebut ke desain panggung dan set artistik. Elemen visual tidak hanya ditempatkan di atas panggung, tetapi juga dikembangkan untuk menghadirkan kesatuan artistik di berbagai area konser, baik indoor maupun outdoor.
Melalui konsep tersebut, D’MASIV ingin menjadikan Asia Home Run bukan hanya sebagai konser musik, tetapi sebagai pengalaman yang menggabungkan musik, visual, perjalanan, dan interaksi dengan audiens.
Berakhir di Jakarta
Perjalanan lintas negara ini pada akhirnya akan bermuara di Jakarta. Kota tersebut dipilih sebagai penutup sekaligus simbol “pulang” setelah D’MASIV menjelajahi sejumlah pasar musik di Asia.
Asia Home Run diharapkan menjadi momentum bagi D’MASIV untuk memperluas hubungan dengan penggemar, memperkenalkan karya kepada audiens baru, dan memasuki fase berikutnya dengan semangat yang lebih segar.
Informasi mengenai jadwal konser, kategori tiket, harga tiket, serta periode penjualan untuk masing-masing negara akan disampaikan melalui kanal resmi D’MASIV Asia Home Run.
Penggemar dapat memperoleh informasi terbaru melalui dmasivtour.com serta mengikuti akun media sosial resmi D’MASIV dan Asia Home Run.
Red Dons)***


