Jakarta Barat, LensaWarna.com—Aksi pencurian yang dilakukan tiga orang dalam satu keluarga di sebuah minimarket kawasan Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, berujung perkara pidana.
Mereka nekat mencoba membobol mesin ATM menggunakan peralatan las.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya.

Tiga pelaku terdiri dari seorang bapak tiri, ibu kandung, dan anak.
Dua pelaku masuk ke dalam Indomaret untuk membobol mesin ATM, sedangkan satu lainnya berjaga di luar untuk memantau situasi.
Namun, upaya tersebut gagal setelah oksigen untuk peralatan las habis. Mesin ATM pun belum sempat dibobol. Para pelaku kemudian mengambil sejumlah rokok dari dalam minimarket.
“Setelah mencoba menjebol ATM dengan cara mengelas, tiba-tiba oksigennya habis,” ujar Nasriadi dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026).
Polisi telah mengamankan dua pelaku, yakni RH yang merupakan bapak tiri dan R selaku ibu kandung dari D.
Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi menduga pelaku yang buron merupakan otak dari aksi tersebut.
Dalam penyelidikan, polisi juga menemukan pakaian menyerupai seragam karyawan swalayan yang dibeli secara daring. Pakaian itu diduga digunakan untuk mengelabui lingkungan sekitar maupun kamera CCTV.
Kasus tersebut terungkap setelah polisi menganalisis rekaman CCTV dan memperoleh informasi dari masyarakat. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian, telepon seluler, dan tong sampah.
Sementara peralatan las yang digunakan untuk membobol ATM dibuang ke Kali Angke dan masih dalam pencarian petugas.
Polisi menduga aksi tersebut dilatarbelakangi kebutuhan ekonomi. Penyidik juga meyakini pelaku yang masih buron pernah melakukan aksi serupa karena dinilai telah memahami penggunaan peralatan khusus untuk membobol ATM.
Red Mal)***


