Home » Kasum TNI Buka Rakor Komlek 2026, Tekankan Pentingnya Sistem Komunikasi Modern dalam Operasi Militer

Kasum TNI Buka Rakor Komlek 2026, Tekankan Pentingnya Sistem Komunikasi Modern dalam Operasi Militer

Jakarta, LensaWarna.com — Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon secara resmi membuka Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI Tahun Anggaran 2026 di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur,

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Panglima TNI Marsda TNI Basuki Rochmat.

Kasum TNI Buka Rakor Komlek 2026, Tekankan Pentingnya Sistem Komunikasi Modern dalam Operasi Militer
Kasum TNI Buka Rakor Komlek 2026, Tekankan Pentingnya Sistem Komunikasi Modern dalam Operasi Militer

Rakor Komlek tahun ini mengusung tema “Skomlek TNI Siap Mewujudkan TNI yang Prima Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat.” Tema tersebut menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat sistem komunikasi dan elektronika sebagai salah satu unsur penting dalam mendukung tugas pertahanan negara.

Dalam sambutannya, Kasum TNI menegaskan bahwa fungsi komunikasi dan elektronika memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran komunikasi militer yang cepat, aman, serta terintegrasi guna menunjang sistem komando dan pengendalian di setiap operasi.

Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi dan penguasaan spektrum elektromagnetik menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan operasi militer modern.

Dengan penguasaan teknologi tersebut, TNI dapat menciptakan keunggulan informasi sekaligus meningkatkan efektivitas sistem komando dan kendali di lapangan.

“Komlek menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung keberhasilan operasi militer masa kini. Penguasaan spektrum elektromagnetik memungkinkan terciptanya dominasi informasi yang sangat menentukan dalam setiap operasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Letjen TNI Richard Tampubolon menekankan bahwa jajaran Komlek TNI perlu terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel. Hal ini dapat dilakukan melalui pendidikan formal maupun nonformal, serta penguasaan teknologi komunikasi terkini yang terus berkembang.

Selain peningkatan sumber daya manusia, penguatan sistem komunikasi yang modern dan adaptif juga menjadi prioritas. Upaya tersebut meliputi pembangunan infrastruktur komunikasi, pengembangan jaringan terpusat, serta peningkatan interoperabilitas antar matra TNI agar koordinasi operasi dapat berjalan lebih efektif.

Kasum TNI juga mengingatkan pentingnya kesiapan sistem komunikasi untuk mendukung operasi di berbagai wilayah, termasuk daerah dengan keterbatasan jaringan. Oleh sebab itu, penguatan jaringan komunikasi menjadi langkah strategis guna memastikan setiap operasi dapat berjalan lancar sekaligus menjaga keunggulan informasi di medan tugas.

Rapat Koordinasi Komlek TNI TA 2026 kemudian ditutup secara resmi oleh Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Basuki Rochmat. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi antar satuan, meningkatkan kemampuan personel, serta menyelaraskan langkah TNI dalam menghadapi dinamika perkembangan teknologi komunikasi dan tantangan peperangan modern yang semakin kompleks.

Red Shaff)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *