Home » Toge Goreng Pak Abung, Sajian Legendaris di Cijeruk yang Selalu Diburu Pecinta Kuliner

Toge Goreng Pak Abung, Sajian Legendaris di Cijeruk yang Selalu Diburu Pecinta Kuliner

Bogor, LensaWarna.com– Jalur alternatif menuju Sukabumi tak hanya menawarkan pemandangan alam yang menyejukkan, tetapi juga menyimpan kuliner khas yang menggoda selera.

Salah satunya adalah Toge Goreng Pak Abung yang berlokasi di Jalan Raya Cihideung, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Sajian Legendaris di Cijeruk yang Selalu Diburu Pecinta Kuliner
Sajian Legendaris di Cijeruk yang Selalu Diburu Pecinta Kuliner

Warung sederhana yang telah beroperasi sejak 2004 ini dikenal luas berkat sajian toge goreng khas Bogor yang memiliki cita rasa unik. Meski namanya “toge goreng”, proses pengolahannya tidak digoreng, melainkan direbus atau dikukus, sehingga menghasilkan rasa yang lebih ringan namun tetap kaya bumbu.

Setiap hari, warung ini buka mulai pukul 08.00 WIB hingga selepas Magrib, kecuali hari Jumat. Ramainya pengunjung menjadi pemandangan biasa, terutama saat akhir pekan. Kursi-kursi kayu yang tersedia hampir selalu terisi oleh pembeli, baik warga sekitar maupun pelancong yang sengaja datang.

Ciri khas utama dari sajian ini terletak pada proses memasaknya yang masih menggunakan kayu bakar.

Cara tradisional tersebut memberikan aroma khas yang menyatu dengan bumbu kacang, mie kuning, serta perpaduan tauco dan kecap manis yang menjadi identitas rasa toge goreng Bogor.

Sajian Legendaris di Cijeruk yang Selalu Diburu Pecinta Kuliner
Sajian Legendaris di Cijeruk yang Selalu Diburu Pecinta Kuliner

Salah satu pelanggan, Abdul Gani, warga Ciputat, Tangerang Selatan, mengaku tertarik setelah mendapat rekomendasi dari temannya. Ia rela menempuh perjalanan lebih dari satu jam demi mencicipi hidangan tersebut.

“Rasanya memang beda, gurihnya pas dan bikin ketagihan,” ujarnya.
Bahan-bahan yang digunakan pun selalu segar. Toge disiram air panas agar tetap renyah, lalu disajikan bersama mie kuning dan lontong, sebelum disiram bumbu kacang kental yang meresap sempurna.

Keunikan lain terletak pada cara penyajiannya yang menggunakan daun patat sebagai alas. Selain menjaga suhu makanan tetap hangat, daun tersebut juga menambah aroma alami yang semakin menggugah selera.

Dengan harga yang ramah di kantong, sekitar Rp12.000 per porsi, kuliner ini menjadi favorit berbagai kalangan. Dalam kondisi normal, penggunaan toge bisa mencapai 30 kilogram per hari dan meningkat hingga 50 kilogram saat akhir pekan.

Bagi pengendara dari arah Jakarta, lokasi warung ini cukup mudah dijangkau melalui rute Baranangsiang menuju Sukasari, Cipaku, Pamoyanan, hingga Palasari. Meski berada di tepi jalan desa, keberadaannya mudah dikenali dari aroma khas yang tercium dari kejauhan.

Kini, Toge Goreng Pak Abung tak hanya sekadar tempat makan, tetapi juga telah menjadi ikon kuliner di kawasan Cijeruk. Kesederhanaan tempat berpadu dengan cita rasa autentik menjadikannya destinasi wajib bagi pencinta kuliner tradisional.

Red Oyenk)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *