Home » “Dalam Sujudku” Hadirkan Drama Rumah Tangga Sarat Emosi dari Kolaborasi Tiga Negara

“Dalam Sujudku” Hadirkan Drama Rumah Tangga Sarat Emosi dari Kolaborasi Tiga Negara

Jakarta, LensaWarna.com – Industri perfilman Asia Tenggara kembali menghadirkan karya terbaru melalui film Dalam Sujudku, sebuah proyek kolaborasi antara sineas Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Film ini dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada 16 April 2026.
Diperankan oleh Marcell Darwin dan Vinessa Inez, film ini mengangkat kisah kehidupan pernikahan yang penuh dinamika, dengan menyoroti konsekuensi dari setiap keputusan besar yang diambil dalam rumah tangga.

Dalam Sujudku” Hadirkan Drama Rumah Tangga Sarat Emosi dari Kolaborasi Tiga Negara
Dalam Sujudku” Hadirkan Drama Rumah Tangga Sarat Emosi dari Kolaborasi Tiga Negara

Sutradara sekaligus penulis naskah, Riko Michael, menjelaskan bahwa cerita dalam film ini memiliki kedekatan emosional dengan dirinya.

Ia menyebut sekitar 75 persen alur cerita terinspirasi dari pengalaman pribadi, sehingga menghadirkan nuansa yang terasa nyata dan mendalam.

“Cerita difokuskan pada inti pergulatan batin para tokohnya. Penonton akan mengikuti perjalanan Farid yang dihadapkan pada pilihan sulit, serta melihat perbedaan sudut pandang antara Aisyah dan Rina dalam mempertahankan cinta dan keutuhan keluarga,” ujar Riko.

Film Dalam Sujudku awalnya memiliki durasi hampir tiga jam. Namun, untuk menjaga alur tetap dinamis dan tidak berlarut, tim produksi akhirnya menyuntingnya menjadi versi yang lebih ringkas tanpa mengurangi kekuatan emosinya.

Kisahnya berpusat pada hubungan segitiga antara Aisyah, Farid, dan Rina. Ketiganya harus menghadapi konflik batin yang tidak sederhana, terutama ketika dihadapkan pada pilihan yang menyangkut cinta, komitmen, dan nilai-nilai kehidupan.

Unsur spiritual juga menjadi bagian penting dalam cerita, di mana para tokoh mencari ketenangan melalui doa dan refleksi diri.

Riko menegaskan bahwa film ini tidak dimaksudkan sebagai pembenaran maupun penolakan terhadap praktik poligami. Sebaliknya, Dalam Sujudku berusaha menyajikan potret realitas kehidupan yang memperlihatkan berbagai konsekuensi dari pilihan tersebut.

Dengan perpaduan cerita yang kuat dan kerja sama lintas negara, film ini diharapkan mampu memberikan pengalaman sinematik yang menyentuh sekaligus relevan bagi penonton, khususnya dalam memahami kompleksitas hubungan dan keputusan dalam kehidupan rumah tangga.

Red Shaff)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *