Home » CEO PT AVR Performa, Reni Partina Dorong UMKM Indonesia Go International ke Pasar Timur Tengah

CEO PT AVR Performa, Reni Partina Dorong UMKM Indonesia Go International ke Pasar Timur Tengah

Jakarta, LensaWarna.com – CEO PT AVR Performa, Reni Partina, terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia agar mampu memperluas pasar hingga ke kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, potensi produk lokal Indonesia sangat besar dan memiliki daya saing tinggi di pasar internasional, khususnya negara-negara Gulf seperti Arab Saudi, Qatar, Oman, Kuwait, Bahrain, hingga Uni Emirat Arab (UEA).

Reni Partina selaku CEO PT AVR Performa saat membahas penguatan UMKM Indonesia, perdagangan internasional, serta peluang ekspor produk lokal ke kawasan Timur Tengah melalui kerja sama bilateral dan pendidikan digital.
CEO PT AVR Performa, Reni Partina, menilai produk lokal Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar Timur Tengah melalui dukungan perdagangan internasional dan digitalisasi.

 

Dalam wawancara di Jakarta, Reni menyampaikan bahwa dirinya aktif terlibat dalam hubungan bilateral dan pengembangan perdagangan internasional selama kurang lebih tiga tahun terakhir.

Dalam dua tahun terakhir, fokus kegiatannya semakin intens melalui peran di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dalam mendukung pengembangan ekspor nasional.

“Saya bangga dapat menjadi bagian dari komite bilateral karena kami membantu menjembatani para pelaku usaha Indonesia agar bisa berkembang dan masuk ke pasar internasional,” ujar Reni.

Selain memimpin PT AVR Performa, Reni juga aktif di bidang pendidikan digital dan event organizer. Melalui berbagai program edukasi digital, ia ingin membantu menciptakan generasi muda Indonesia yang siap menghadapi perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan era digitalisasi global.

Di sisi lain, Reni juga membangun jaringan perdagangan internasional melalui kerja sama bilateral dengan sejumlah negara Timur Tengah. Fokus utamanya mencakup penguatan perdagangan, pendidikan digital, serta pengembangan UMKM agar lebih kompetitif di pasar global.

Menurutnya, salah satu langkah konkret yang dilakukan komite bilateral adalah mempertemukan buyer dari kawasan Timur Tengah dengan pelaku UMKM Indonesia. Beberapa produk unggulan nasional seperti kopi, crude palm oil (CPO), dan briket menjadi komoditas yang cukup diminati pasar Gulf.

Tak hanya itu, Reni turut menyoroti tingginya potensi gaharu Indonesia yang memiliki nilai ekonomi besar di pasar internasional. Produk premium tersebut disebut sangat diminati negara-negara Arab karena dianggap memiliki kualitas dan nilai prestise tinggi.

“Gaharu Indonesia memiliki potensi luar biasa. Banyak berasal dari Kalimantan hingga Merauke. Namun, produk kita sering diekspor ulang melalui negara lain seperti Singapura sehingga identitas Indonesia kurang dikenal,” katanya.

Ia menilai tantangan terbesar dalam perdagangan internasional saat ini masih berada pada regulasi ekspor, sistem kepabeanan, serta rantai distribusi atau supply chain yang perlu diperkuat agar produk Indonesia mampu bersaing secara global.

Menurut Reni, pembenahan aturan customs dan sistem perdagangan menjadi hal penting agar produk lokal memiliki nilai tambah dan identitas kuat di pasar dunia.
Reni juga mengajak generasi muda untuk mulai memahami dunia ekspor dan pendidikan digital secara serius melalui program BeProkids yang turut dikembangkannya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam bisnis ekspor maupun pendidikan membutuhkan proses panjang, konsistensi, serta kesiapan menghadapi dinamika ekonomi global.

“Anak muda harus mulai belajar membangun diri dan memahami bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Dunia bisnis, ekspor, dan digitalisasi membutuhkan strategi serta kesiapan menghadapi perubahan jaman,” tuturnya.

Ke depan, Reni berharap semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu naik kelas dan menembus pasar internasional dengan dukungan pembelajaran berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi digital secara optimal.

Red Dons)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *