Home » Jakarta dan Milan Perkuat Kerja Sama Seni Publik, Budaya, dan Ketahanan Pangan

Jakarta dan Milan Perkuat Kerja Sama Seni Publik, Budaya, dan Ketahanan Pangan

Milan, LensaWarna.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Milan mempererat hubungan kerja sama internasional di berbagai sektor strategis, mulai dari pengembangan ruang publik, seni kota, ekonomi kreatif, hingga ketahanan pangan perkotaan.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, dengan Wakil Wali Kota Milan, Anna Scavuzzo, di Balai Kota Milan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bertemu dengan Wakil Wali Kota Milan Anna Scavuzzo dalam pembahasan kerja sama seni publik, budaya, dan ketahanan pangan perkotaan di Balai Kota Milan.
Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Milan memperkuat kerja sama internasional di bidang seni publik, pengembangan ruang kota, ekonomi kreatif, serta ketahanan pangan perkotaan dalam pertemuan resmi di Milan, Italia.

Dalam pertemuan itu, kedua pemerintah membahas rencana kolaborasi seni publik yang akan digelar di Jakarta pada Juli 2026. Program tersebut akan melibatkan seniman dari Jakarta dan Milan melalui workshop kreatif hingga pembuatan instalasi seni kota bersama.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperindah ruang publik Jakarta sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk memperluas wawasan dan jaringan kreatif di tingkat internasional.

Menurut Rano Karno, ruang publik tidak hanya berfungsi sebagai area aktivitas masyarakat, tetapi juga harus menjadi tempat tumbuhnya kreativitas dan interaksi sosial warga.

“Jakarta ingin menghadirkan ruang publik yang hidup, nyaman, dan mampu menjadi ruang ekspresi masyarakat melalui seni dan budaya,” ujarnya.

Selain membahas seni publik, delegasi Jakarta juga mempelajari pengelolaan kawasan bersejarah, museum, dan ruang terbuka di Milan yang dinilai berhasil menjadi pusat aktivitas wisata dan ekonomi kreatif masyarakat setempat.

Kerja sama lain yang turut menjadi perhatian adalah penguatan ketahanan pangan perkotaan. Kedua kota membahas pengembangan urban farming, pengurangan limbah makanan atau food waste, hingga modernisasi sistem distribusi pangan agar lebih efisien dan berkelanjutan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung stabilitas pangan di Jakarta sekaligus mendorong pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Di bidang budaya, Jakarta juga mendorong kerja sama antar museum dengan MUDEC – Museo delle Culture guna memperluas akses edukasi budaya dan pertukaran pengetahuan internasional bagi generasi muda.

Pemerintah Kota Milan pun menyatakan dukungannya terhadap rencana keikutsertaan Jakarta dalam Milan Urban Food Policy Pact sebagai bentuk komitmen memperkuat sistem pangan kota yang inklusif dan berkelanjutan.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh kerja sama internasional yang dijalin diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas ruang publik, penguatan sektor budaya dan pariwisata, hingga terbukanya peluang ekonomi kreatif bagi anak muda.

Red Shaff)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *