Jakarta, LensaWarna.com— Komitmen Jakarta menjadi pusat inovasi transportasi masa depan kembali ditegaskan saat Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menerima delegasi Indonesia International Transport Summit (IITS) 2025 di Balai Kota, Rabu (26/11).
Perwakilan negara-negara maju seperti Korea Selatan, Jepang, China, Singapura, hingga Australia hadir untuk melihat langsung perkembangan teknologi mobilitas perkotaan di ibu kota negara ini.

Rano menyampaikan, Jakarta kini berada dalam fase akselerasi transformasi transportasi melalui penerapan teknologi digital dan elektrifikasi sistem mobilitas massal.
Smart Mobility Framework Mulai Diimplementasi, Dalam paparannya Rano menekankan bahwa Pemprov DKI tengah mengembangkan Sustainable & Intelligent Urban Mobility Framework sebagai peta jalan transportasi cerdas sejumlah elemen strategisnya meliputi:
Intelligent Traffic System untuk mengatur lalu lintas secara real time, Digital ticketing terintegrasi yang menghubungkan seluruh moda transportasi
Ekosistem kendaraan listrik yang diperluas pada armada angkutan publik, “Semua data mobilitas akan terhubung dalam satu platform terintegrasi sehingga pergerakan warga dapat direncanakan lebih efisien, cepat, dan berkelanjutan,” ujar Rano.
Dekatkan Diri ke Kota Global Berkelas Dunia, Pemanfaatan teknologi juga ditopang oleh peningkatan infrastruktur intermoda.
Jakarta terus mengembangkan: Transit Oriented Development (TOD), Intermodal hub seperti Dukuh Atas
Reaktivasi jalur pedestrian dan koridor sepeda
Integrasi transportasi air dalam jaringan mobilitas
Transformasi tersebut menjadi faktor pendorong naiknya peringkat Jakarta ke posisi 71 Global City Index, dengan target ambisius masuk Top 50 pada 2030.
Emisi Transportasi Turun Hingga 86 Persen pada 2030
Elektrifikasi moda transportasi publik menjadi kunci misi keberlanjutan kota. Rano mengungkapkan Jakarta mengadopsi model pembiayaan dari kota inovatif seperti Bogotá, Santiago, dan Singapura untuk mempercepat peralihan ke kendaraan listrik.
“Implementasi Low Emission Zone dan konversi armada publik akan mengurangi emisi sektor transportasi hingga 86 persen pada 2030,” tegasnya.
Kolaborasi Global Didorong Lebih Kuat, Rano optimistis bahwa IITS 2025 akan menghasilkan kerja sama baru yang mempercepat adopsi teknologi mobilitas urban.
“Harapannya, Jakarta kembali menyambut dunia pada IITS 2027 bersamaan dengan perayaan 500 tahun Jakarta. Pada momen itu, Jakarta sudah harus menjadi role model kota transportasi cerdas di kawasan,” ujarnya menutup sambutan.
Red Dons/Pemprov DKI)***


