Jakarta, LensaWarna.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah kebijakan khusus untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Salah satunya dengan menggratiskan layanan transportasi publik yang berada di bawah pengelolaan pemerintah daerah selama dua hari pada momen Lebaran.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kebijakan ini bertujuan memudahkan mobilitas warga sekaligus memberikan suasana Lebaran yang lebih nyaman dan meriah bagi masyarakat yang berada di ibu kota.

Menurutnya, seluruh moda transportasi publik milik Pemprov DKI akan digratiskan pada hari H dan H+1 Idulfitri. Layanan yang dimaksud meliputi MRT Jakarta, LRT Jakarta, TransJakarta, TransJabodetabek, JakLingko, serta Mikrotrans.
Meski digratiskan, masyarakat tetap diwajibkan melakukan tap menggunakan kartu uang elektronik dengan tarif Rp1. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga sistem pencatatan perjalanan tetap berjalan dalam jaringan transportasi publik.
Selain transportasi, Pemprov DKI juga memberikan akses gratis ke sejumlah tempat wisata bagi masyarakat tertentu. Warga yang memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan mendapatkan fasilitas masuk gratis ke beberapa destinasi wisata populer di Jakarta, seperti Taman Impian Jaya Ancol, Kebun Binatang Ragunan, dan Monumen Nasional.
Pramono menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan ruang rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak penerima manfaat KJP.
Tidak hanya itu, Pemprov DKI juga mengusung konsep “Mudik ke Jakarta” pada libur Lebaran tahun ini.
Program ini diperuntukkan bagi warga yang tidak pulang kampung agar tetap bisa menikmati suasana libur Lebaran di ibu kota.
Sebagai bagian dari program tersebut, pemerintah daerah bekerja sama dengan pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan untuk menggelar festival diskon besar-besaran hingga 70 persen guna mendorong aktivitas ekonomi selama masa libur.
Di sisi lain, Pemprov DKI tetap menjalankan program mudik gratis bagi warga Jakarta yang ingin pulang ke kampung halaman. Tahun ini, jumlah peserta mudik gratis meningkat signifikan dengan lebih dari 30 ribu pemudik yang akan diberangkatkan menggunakan lebih dari 750 unit bus.
Menjelang malam takbiran, pemerintah juga berencana menggelar kegiatan Car Free Night serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan pawai obor sebagai bagian dari tradisi menyambut Idulfitri.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama yang digelar bersama tokoh masyarakat dan warga bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Acara tersebut turut diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial selama bulan Ramadan.
Pemprov DKI Jakarta pun mengapresiasi peran tokoh masyarakat serta warga yang terus menjaga kerukunan dan ketenteraman di wilayah Jakarta.
Pemerintah berharap suasana kondusif ini dapat terus terjaga, terutama menjelang perayaan Idulfitri.
Di akhir penyampaiannya, Gubernur Pramono mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di tengah dinamika global, serta terus memperkuat persatuan demi menjaga Jakarta tetap aman, rukun, dan nyaman bagi semua warga.
Red Dons)***


