Jakarta, LensaWarna.com – Kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan program Pasar Ibu Bisa mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Kegiatan ini dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata kolaborasi antara nilai keagamaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, panitia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh unsur yang telah terlibat dan berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi yang terbangun diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam mengembangkan program serupa.
Ia menekankan bahwa Safari Ramadan tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mendorong penguatan sektor usaha kecil melalui Pasar Ibu Bisa.
Program tersebut memberi ruang bagi para pelaku UMKM, khususnya kaum ibu, untuk memasarkan produk mereka sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.
“Semoga kebersamaan ini menjadi inspirasi dan energi kebaikan. Kita ingin Safari Ramadan dan Pasar Ibu Bisa menjadi perpaduan antara ibadah dan pemberdayaan sosial ekonomi,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, setiap pertemuan yang terjalin diharapkan mampu memperkokoh persaudaraan, sementara setiap transaksi yang terjadi tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga bernilai ibadah dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
Kegiatan ini pun diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh makna.
Red Shaff)***


