Home » BRI Region 7/Jakarta 2 dan BAKN DPR RI Dorong Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BRI Region 7/Jakarta 2 dan BAKN DPR RI Dorong Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bogor, LensaWarna.com– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 7/Jakarta 2 menggandeng Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI dalam upaya memperkuat tata kelola penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pullman Hills Bogor, Jawa Barat, pada Senin (17/11/2025).
Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan program KUR dijalankan secara transparan, akuntabel, serta tepat sasaran sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik.

Sinergi antara perbankan dan lembaga pengawas diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyaluran KUR, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya yang menegaskan peran strategis BRI sebagai penyalur KUR dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat sektor UMKM.

Hadir pula Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 7/Jakarta 2, Suyitno.
Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa BRI terus melakukan penguatan sistem, pengawasan, dan pendampingan agar penyaluran KUR benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha.

“Sebagai bank yang fokus pada segmen mikro, BRI berkomitmen menyalurkan KUR secara bertanggung jawab, transparan, dan sesuai regulasi. Sinergi dengan BAKN DPR RI menjadi langkah penting untuk memastikan tata kelola KUR berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, RCEO BRI Region 7/Jakarta 2 Suyitno menilai kegiatan ini sebagai forum strategis untuk menyamakan persepsi antara pemangku kepentingan terkait kebijakan dan mekanisme penyaluran KUR di daerah.

“Penguatan koordinasi ini diharapkan mampu mendorong penyaluran KUR yang sehat, tepat guna, dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Melalui kerja sama ini, BRI menegaskan komitmennya sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia dalam mendukung UMKM naik kelas melalui pembiayaan inklusif, pendampingan berkelanjutan, serta penerapan tata kelola yang kuat.

Red Dons)***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *