Jakarta Barat, LensaWarna.com-Polres Metro Jakarta Barat menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Mapolres setempat, Senin (19/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung tertib dan khidmat ini diikuti oleh 149 personel sebagai sarana evaluasi serta penguatan nilai pengabdian kepada masyarakat.

Upacara dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., Ph.D., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional memiliki makna strategis dalam membangun karakter dan integritas personel Polri.
Menurutnya, upacara tersebut tidak boleh dipandang sekadar sebagai agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat kesadaran moral, disiplin kerja, serta tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa menjalankan tugas dengan penuh dedikasi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ungkapnya di hadapan peserta upacara.
Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel Polri dan ASN agar konsisten menjaga profesionalisme, transparansi, serta akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas.
Ia menekankan pentingnya menghindari perilaku menyimpang yang berpotensi merusak citra dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Selain itu, Polres Metro Jakarta Barat menyatakan kesiapan mendukung kebijakan pemerintah, termasuk mengawal program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Salah satunya melalui dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah jajaran.
Sebagai penutup, Wakapolres mengajak seluruh personel untuk menjadikan Kode Etik Polri sebagai landasan sikap dan perilaku sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila, Tribrata, dan Catur Prasetya ditegaskan sebagai pedoman utama dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian.
Upacara Hari Kesadaran Nasional ini berjalan aman dan lancar, mencerminkan komitmen Polres Metro Jakarta Barat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang humanis dan berintegritas.
Red M.Fajar)***


