Jakarta, LensaWarna.com-
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) memasuki babak baru dengan meningkatnya permintaan pasar terhadap laptop yang dilengkapi kemampuan AI. Sejumlah produsen teknologi global seperti Lenovo, Asus, hingga HP dikabarkan mulai meningkatkan lini produksi perangkat yang mampu menjalankan pemrosesan AI langsung dari perangkat (on-device AI).
Tren ini mulai populer sejak munculnya chip generasi terbaru yang dirancang khusus untuk AI, seperti Neural Processing Unit (NPU), yang mampu meningkatkan kecepatan komputasi sekaligus menekan konsumsi daya.
Teknologi tersebut membuat laptop lebih efisien dalam menjalankan aplikasi berbasis AI seperti penerjemahan real-time, pengeditan foto otomatis, hingga asisten cerdas yang bekerja tanpa koneksi internet.
Pengamat teknologi menilai bahwa laptop AI akan menjadi standar baru dalam dunia komputasi modern. “Ke depannya, semua aplikasi akan memanfaatkan kecerdasan buatan. Perangkat yang bisa memproses AI secara mandiri akan memberikan pengalaman lebih cepat, aman, dan efisien,” ujar salah satu analis industri.
Beberapa merek bahkan mulai merilis laptop AI di Indonesia pada akhir tahun ini, menyasar segmen pekerja kreatif, gamer, hingga pelajar. Harga yang ditawarkan pun beragam, tergantung spesifikasi dan kemampuan AI yang ditanamkan.
Dengan percepatan perkembangan ini, revolusi perangkat komputasi diprediksi akan semakin terasa pada 2026 mendatang, di mana sebagian besar laptop baru akan mengusung fitur AI sebagai keunggulan utama.
Red Shaff)***


