Breaking News
22:55
Advertisement

Perkuat Sinergi Tiga Matra, Wadan Kodaeral V Ikuti Sosialisasi Doktrin TNI “Perisai Trisula Nusantara”

IMG 20261105 WA0019
Bagikan
Lihat Tersimpan

Surabaya, LensaWarna.com— Sinergi dan kesamaan pemahaman antar-matra TNI terus diperkuat sebagai bagian dari kesiapan menghadapi dinamika serta berbagai tantangan pertahanan negara.

Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Sosialisasi Doktrin TNI “Perisai Trisula Nusantara” yang berlangsung di Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Jalan Raden Wijaya No. 1, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/11/2026).Wadan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi mengikuti Sosialisasi Doktrin TNI “Perisai Trisula Nusantara” di Surabaya, Kamis (5/11/2026). Foto Dok TNI

Wadan Kodaeral V Brigjen TNI Suwandi mengikuti sosialisasi Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara di Surabaya.
Wadan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi mengikuti Sosialisasi Doktrin TNI “Perisai Trisula Nusantara” di Surabaya, Kamis (5/11/2026). Foto Dok TNI

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Komandan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M. hadir mewakili Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si.
Sambutan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar yang dibacakan Kas Kogabwilhan II Laksda TNI Isswarto, M.Tr.Opsla., CHRMP., menegaskan bahwa doktrin TNI menjadi pedoman fundamental bagi prajurit dalam menjalankan tugas pokok.

Doktrin tersebut tidak hanya menjadi landasan dalam mengambil sikap dan bertindak, tetapi juga menjadi pijakan dalam membangun kekuatan, kemampuan, profesionalisme, serta kesiapan prajurit menghadapi perkembangan lingkungan strategis.

Pemahaman terhadap Doktrin TNI “Perisai Trisula Nusantara” juga dinilai penting untuk memperkuat jati diri dan soliditas TNI, sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, dalam sambutan Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika yang dibacakan Dirdok Kodiklat TNI Brigjen TNI Ari Maulana, para peserta didorong menjadikan sosialisasi tersebut sebagai forum diskusi yang terbuka dan konstruktif.

Masukan dari peserta, termasuk pengalaman selama penugasan, latihan, evaluasi operasi, serta perkembangan situasi strategis, diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan dalam memahami dan mengimplementasikan doktrin TNI.

Kegiatan ini sekaligus menekankan bahwa kekuatan TNI tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan alutsista atau besarnya organisasi.

Kesamaan visi, soliditas antarmatra, kepemimpinan yang kuat, serta kesiapan personel menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.

Melalui pemahaman doktrin yang sama dan penerapan secara konsisten, TNI diharapkan semakin solid, memiliki daya tangkal yang kuat, serta mampu menjaga kesiapan pertahanan negara dalam menghadapi berbagai tantangan.

Git-Red)***

Penulis

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AdvertisementAdvertisement
AdvertisementAdvertisement