Breaking News
16:59
Advertisement

End of Summer Kembali Hadir Lewat Single “Kilas”, Usung Nuansa Post-Hardcore dan Ambient Post-Rock

IMG 20261030 WA0006
Bagikan
Lihat Tersimpan

Solo, LensaWarna.com–Band post-hardcore asal Solo, End of Summer, kembali meramaikan industri musik independen dengan memperkenalkan single terbaru bertajuk “Kilas”.

Karya ini menjadi langkah terbaru mereka dalam mengeksplorasi karakter musik dengan tetap mempertahankan akar post-hardcore yang telah melekat sejak awal terbentuk.

Grup musik yang berdiri pada 2004 tersebut memiliki perjalanan panjang di skena musik independen. Setelah sempat mengalami masa vakum dan beberapa kali pergantian personel, End of Summer kini kembali melanjutkan perjalanan bermusiknya dengan formasi terbaru.

Saat ini, End of Summer diperkuat oleh Hafid Hanafi sebagai vokalis, Oik Prabangkara dan Alexander Billy Briliano pada gitar, serta Tamtomo “Dondiet” Widhiandono yang mengisi posisi bass.

Melalui single “Kilas”, End of Summer tetap membawa pengaruh musik post-hardcore era awal 2000-an yang menjadi fondasi musikalitas mereka.

Namun, kali ini band tersebut menghadirkan pendekatan aransemen yang lebih luas dengan memasukkan sentuhan ambient post-rock.

Perpaduan tersebut memberikan warna tersendiri dalam komposisi “Kilas”. Unsur atmosferik dan nuansa sinematik menjadi bagian penting dalam membangun suasana emosional lagu, sehingga menghasilkan karakter musik yang tidak hanya mengandalkan energi khas post-hardcore, tetapi juga menawarkan pengalaman mendengarkan yang lebih mendalam.

Kehadiran materi terbaru ini sekaligus memperlihatkan upaya End of Summer untuk mengembangkan identitas musikal tanpa meninggalkan karakter yang telah mereka bangun selama perjalanan bermusik.

Single “Kilas” dijadwalkan meluncur secara resmi pada 11 November 2026 melalui berbagai platform digital stores di bawah naungan Alpha Omega Records.

Perilisan ini menjadi momentum bagi End of Summer untuk kembali memperkenalkan karya mereka kepada pendengar, khususnya penikmat musik alternatif, post-hardcore, dan post-rock di Indonesia.

Red Dons)***

Penulis

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AdvertisementAdvertisement
AdvertisementAdvertisement