Tangerang, LensaWarna.com– Upaya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Pakistan menghasilkan capaian baru.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Islamabad memfasilitasi penandatanganan tujuh nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan nilai transaksi bisnis mencapai Rp75 miliar.
Penandatanganan tersebut berlangsung dalam kegiatan Business Luncheon dan Upacara Penandatanganan Perjanjian di Kluwih Heritage, Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 tahun 2026, acara tersebut dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Islamabad, Letjen TNI (Purn) Chandra W. Sukotjo, M.Sc., bersama perwakilan pelaku usaha dari Indonesia dan Pakistan.
Tujuh MoU yang ditandatangani menjadi langkah penting dalam memperluas peluang kerja sama komersial kedua negara.
Kesepakatan tersebut juga menunjukkan adanya minat dari kalangan dunia usaha untuk membangun kemitraan lintas negara yang berkelanjutan.
TEI 2026 Jadi Momentum Perluasan Kerja Sama
Melalui kegiatan ini, KBRI Islamabad mempertemukan perusahaan Indonesia dengan mitra bisnis dari Pakistan untuk membuka peluang perdagangan, investasi, serta kolaborasi di berbagai sektor usaha.
Pertemuan langsung antara pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat komunikasi, memperluas jaringan bisnis, sekaligus membantu perusahaan mengenali potensi pasar di masing-masing negara.
Selain menjadi ajang penandatanganan kesepakatan, jamuan bisnis tersebut juga dimanfaatkan untuk bertukar informasi dan membahas peluang kerja sama yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Diplomasi Ekonomi Dorong Kemitraan Berkelanjutan
Fasilitasi tujuh MoU ini memperlihatkan peran diplomasi ekonomi dalam menghubungkan pelaku usaha Indonesia dan Pakistan.
Melalui pendekatan tersebut, peluang kerja sama diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut menjadi aktivitas perdagangan dan investasi yang nyata.
KBRI Islamabad berkomitmen melanjutkan komunikasi dengan komunitas bisnis serta para pemangku kepentingan terkait guna mendukung pengembangan hubungan ekonomi bilateral.
Tindak lanjut atas kesepakatan tersebut menjadi bagian penting untuk mendorong realisasi peluang usaha, memperluas akses pasar, dan menciptakan manfaat bagi perusahaan dari kedua negara.
Dengan nilai transaksi yang mencapai Rp75 miliar, tujuh MoU ini menjadi salah satu momentum untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-Pakistan sekaligus mengoptimalkan peluang bisnis melalui TEI 2026.
Red Git)***






Leave a Reply