Breaking News
14:20
Advertisement

Kelompok GGK 1213 Bahas Relevansi Sumpah Pemuda dan Peran Generasi Muda di Era Digital

IMG 20261028 WA0012
Bagikan
Lihat Tersimpan

Jakarta, LensaWarna.com– Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kelompok GGK 1213 menggelar diskusi bersama sejumlah aktivis di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum refleksi untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus membahas peran pemuda dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, politik, ekonomi, dan perkembangan teknologi.

Dalam diskusi tersebut, para peserta menilai bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa bersejarah, melainkan juga memiliki nilai penting sebagai landasan dalam menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong kontribusi nyata generasi muda bagi bangsa dan negara.

Aktivis sekaligus Koordinator Kelompok GGK 1213, BS, mengatakan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda yang menegaskan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Menurutnya, keberagaman pandangan dan latar belakang masyarakat harus disikapi dengan semangat persaudaraan.

Pemuda diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dengan mengedepankan dialog, sikap saling menghormati, dan kepedulian terhadap persoalan bangsa.

“Perkembangan media sosial juga menjadi perhatian. Platform digital dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan gagasan, berbagi pengetahuan, dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Namun, penggunaannya harus dilakukan secara bijak agar tidak menjadi sarana penyebaran informasi keliru, provokasi, maupun ujaran kebencian,” ujar BS.

Selain membahas persatuan, diskusi tersebut turut menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Para aktivis menilai sikap kritis merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Meski demikian, penyampaian aspirasi perlu dilakukan secara bertanggung jawab, damai, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

BS menegaskan bahwa kritik seharusnya disampaikan melalui cara-cara yang konstruktif serta berorientasi pada perbaikan.

“Kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari demokrasi, sepanjang disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak mengarah pada kekerasan, perusakan fasilitas umum, maupun tindakan yang mengganggu ketertiban masyarakat,” lanjutnya.

Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi salah satu pokok pembahasan. Generasi muda dinilai perlu terus mengembangkan kemampuan melalui pendidikan, penguasaan keterampilan, kreativitas, kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat.

Pemuda diharapkan tidak hanya menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan solusi yang dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui diskusi tersebut, Kelompok GGK 1213 bersama para aktivis menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional, menciptakan suasana masyarakat yang kondusif, serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis, objektif, dan bertanggung jawab.

Momentum Hari Sumpah Pemuda diharapkan menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menghidupkan semangat persatuan dan memperkuat peran dalam pembangunan bangsa di** tengah perubahan zaman.

Red Edo)***

Penulis

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AdvertisementAdvertisement
AdvertisementAdvertisement