Jakarta, LensaWarna.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah pendukung untuk memastikan penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 berjalan lancar.
Salah satunya dengan meminta layanan MRT Jakarta mulai beroperasi pukul 03.00 WIB guna memudahkan peserta menuju lokasi perlombaan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, kebijakan tersebut diharapkan membantu para pelari dari berbagai wilayah agar dapat tiba tepat waktu di lokasi start.
Menurut Pramono, dukungan transportasi menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional tersebut, terutama bagi peserta yang harus berangkat sejak dini hari.
Selain menyiapkan transportasi umum, Pemprov DKI juga mengatur arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang digunakan sebagai lintasan lomba.
Masyarakat diimbau memahami kemungkinan adanya pengalihan arus dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran kegiatan serta aktivitas warga.
Pemprov DKI turut melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung kenyamanan peserta selama perlombaan berlangsung.
Operasi tersebut telah dilaksanakan di sekitar perbatasan Bogor dan Tangerang Selatan, serta direncanakan berlanjut hingga Sabtu (24/10/2026), dengan menyesuaikan perkembangan kondisi cuaca.
Pramono juga meminta agar penyelenggaraan JRF 2026 dikoordinasikan dengan agenda lain yang berlangsung pada akhir pekan, termasuk konser musik. Langkah ini diperlukan agar berbagai kegiatan di Jakarta dapat berlangsung tertib tanpa menimbulkan gangguan yang berarti bagi masyarakat.
Melalui kesiapan transportasi, pengaturan lalu lintas, dan langkah antisipasi cuaca, Pemprov DKI berharap Jakarta Running Festival 2026 dapat terselenggara dengan aman dan nyaman.
Pemerintah daerah juga menargetkan ajang tersebut mampu memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah kegiatan olahraga internasional.
Kehadiran peserta dan pengunjung diharapkan turut memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, serta pelaku usaha lokal.
Dukungan lintas sektor ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI dalam menjadikan kegiatan olahraga bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan promosi Jakarta kepada masyarakat luas.
Red Shaff)***






Leave a Reply