Breaking News
14:43
Advertisement

Dari Kuli Bangunan Menjadi Penggerak Industri Musik, Yoyok Abidin Bangun Arrafi Record

IMG 20261028 WA0004
Bagikan
Lihat Tersimpan

Jakarta, LensaWarna.com– Berawal dari pekerjaan sebagai kuli bangunan, Yoyok Abidin, yang dikenal dengan sapaan Gus Ceker, perlahan membangun perjalanan karier hingga merambah industri musik melalui Arrafi Record.

Berbekal pengalaman, keberanian mencoba hal baru, dan kecintaan terhadap karya kreatif, ia mengembangkan usaha yang kini bergerak di bidang label dan penerbitan musik.

Yoyok Abidin alias Gus Ceker dalam perjalanan membangun Arrafi Record
Yoyok Abidin alias Gus Ceker mengembangkan Arrafi Record dari usaha rekaman rumahan menjadi label dan penerbit musik.Foto Dok Pri

Perjalanan Yoyok dimulai ketika ia merantau ke Jakarta pada awal 2019. Saat itu, ia menawarkan jasa pengerjaan lantai tiga dimensi (3D) menggunakan cat epoksi.

Sejumlah proyek yang pernah dikerjakannya antara lain lantai 3D di sebuah vila di kawasan Puncak 2, Bogor, mushola Kodam Jaya, serta lapangan tembak Perbakin Pusat.

Pengalaman tersebut menjadi bagian awal perjalanan Yoyok dalam membangun usaha. Seiring waktu, pergaulannya dengan sejumlah musisi membuka kesempatan untuk mengenal lebih jauh proses produksi musik dan mengembangkan usaha di bidang rekaman.

Berawal dari Home Recording

Gagasan membangun studio rekaman rumahan atau home recording muncul dari ide Yoyok Abidin alias Gus Ceker.
Usaha ini awalnya menggunakan nama Maximo Record sebelum kemudian berkembang dan berganti nama menjadi Arrafi Record.

Pada tahap awal, Arrafi Record mengerjakan berbagai kebutuhan produksi audio, termasuk jingle untuk Hijab Arrafi dan sejumlah lagu latar atau soundtrack untuk web series yang diproduksi perusahaan tersebut.

Seiring berkembangnya kegiatan produksi, Arrafi Record kemudian bertransformasi menjadi label musik yang memproduksi karya dari berbagai genre, mulai dari pop, dangdut, rock hingga gending.

Perubahan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan usaha Yoyok. Dari studio rekaman berskala rumahan, Arrafi Record mulai memperluas kegiatannya ke produksi dan pengembangan karya musik.

Produksi Beragam Karya Musik
Dalam perjalanannya, Arrafi Record telah menangani beragam karya yang dibawakan oleh sejumlah penyanyi dan grup musik.

Beberapa di antaranya adalah “Terciduk” yang dibawakan Bianca Shakila, “Kau Bukan Nafasku” dan “Ponorogo Istimewa” dari Kendan Band, serta “Halalkanku” yang dinyanyikan Mimin Azis.

Karya lainnya meliputi “Kangen Kamu” dari Jizen N Friend, “Kepergianmu” dari Xtune Band, “Topeng” dari Artomoro Band, “Dabiloha” dari Diover Band, “Mama” dari Keke Azalia, dan “Ular Tangga” dari Risma.

Arrafi Record juga terlibat dalam produksi lagu “Nggoleki Tresno” dari Agix Hottra, “Kenyataan Ini” dari Solusi Band, “Masih Mencintaimu” dari Silvia, “Salah Tingkah” dari Frisca Pritta, serta “Free Palestine One Voice One Hope” dari Asis Ahmad.

Deretan karya tersebut menjadi bagian dari perjalanan Arrafi Record dalam mendukung musisi dengan latar belakang dan karakter musik yang beragam.

Menurut informasi yang disampaikan, jumlah karya yang telah ditangani juga terus berkembang hingga ribuan lagu.

Mengembangkan Label dan Penerbitan Musik

Arrafi Record berada di bawah naungan PT Arrafi Musik Indonesia. Selain bergerak sebagai label musik, perusahaan ini juga menjalankan kegiatan penerbitan musik atau music publishing.

Melalui pengembangan usaha tersebut, Arrafi Record membuka kesempatan bagi pencipta lagu dan musisi yang memiliki karya orisinal untuk memperkenalkan hasil kreativitas mereka kepada publik.

Salah satu program yang ditawarkan adalah kesempatan merilis karya orisinal secara gratis tanpa biaya, disertai bantuan promosi melalui media sosial.

Program ini menjadi peluang bagi musisi, khususnya mereka yang sedang merintis karier dan membutuhkan ruang untuk memperkenalkan karya.

Meski demikian, pencipta lagu tetap perlu memastikan kejelasan hak cipta, kepemilikan karya, serta ketentuan distribusi dan promosi sebelum proses perilisan dilakukan.

Membangun Peluang dari Keterbatasan

Kisah Yoyok Abidin alias Gus Ceker memperlihatkan bagaimana perjalanan karier dapat berkembang melalui keberanian mencoba bidang baru.

Dari pekerjaan sebagai kuli bangunan dan pengerjaan lantai 3D, ia kemudian merintis usaha rekaman hingga membangun Arrafi Record sebagai bagian dari industri musik.

Perjalanan tersebut juga menunjukkan pentingnya membuka ruang kolaborasi bagi para musisi dan pencipta lagu.

Melalui Arrafi Record, Yoyok berupaya memperluas kesempatan bagi karya-karya musik agar dapat diproduksi dan dikenal oleh masyarakat.

Dari sebuah gagasan membangun home recording, Arrafi Record tumbuh menjadi usaha yang menaungi produksi dan penerbitan musik.

Langkah berikutnya adalah terus memperkuat pengembangan karya, memperluas jaringan musisi, serta membuka peluang bagi pencipta lagu untuk membawa karya orisinal mereka ke hadapan pendengar.

Red Dons)***

Penulis

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AdvertisementAdvertisement
AdvertisementAdvertisement