Breaking News
18:02
Advertisement

Puskesmas Taman Sari Pindah ke Gedung Baru, Layanan Kesehatan Kini Lebih Optimal

Siaranpers Pemprov Dki 20261026110245 Q8n7d6 351
Bagikan
Lihat Tersimpan

Jakarta, LensaWarna.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui pengembangan fasilitas puskesmas.

Salah satunya dengan memindahkan Puskesmas Kecamatan Taman Sari dari Jalan Blustru ke gedung baru yang memiliki ruang pelayanan lebih luas.

Gedung baru Puskesmas Kecamatan Taman Sari untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Jakarta.
Pemindahan Puskesmas Kecamatan Taman Sari ke gedung baru mendukung pengembangan layanan kesehatan bagi masyarakat. Foto Dok Pemprov DKI

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan, gedung baru tersebut memberikan kesempatan untuk mengembangkan layanan kesehatan yang sebelumnya terkendala keterbatasan ruang.

Menurut Ani, pelayanan dasar tetap berjalan seperti biasa, termasuk layanan 24 jam dan rawat bersalin. Namun, fasilitas yang lebih luas memungkinkan puskesmas memperkuat layanan promotif dan preventif atau upaya menjaga kesehatan serta mencegah penyakit sejak dini.

“Secara umum, layanan dasarnya tetap sama, termasuk pelayanan 24 jam dan layanan rawat bersalin. Namun, dengan gedung baru yang lebih luas, kami dapat mengembangkan lebih banyak layanan, terutama layanan kunjungan sehat yang menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif,” jelas Ani.

Sementara itu, gedung lama Puskesmas Kecamatan Taman Sari di Jalan Blustru dialihfungsikan menjadi Puskesmas Pembantu (Pustu) Taman Sari.

Pemanfaatan fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat jangkauan pelayanan kesehatan sehingga masyarakat tetap memiliki akses yang lebih dekat untuk mendapatkan layanan medis dasar.

Ani menjelaskan, seluruh 44 kecamatan di Jakarta saat ini telah memiliki puskesmas kecamatan dengan layanan 24 jam.

Pemprov DKI Jakarta juga terus melakukan peningkatan fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk melalui pembangunan dan pengembangan Pustu di kawasan yang membutuhkan.

Pada 2025, pembangunan fasilitas kesehatan telah dilakukan di delapan lokasi, meliputi dua puskesmas kecamatan dan enam Pustu.

Adapun pada 2026, pembangunan tiga Pustu di Jakarta Barat, yakni Slipi II, Tegal Alur, dan Kedoya Utara, masih berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Karena itu, anggaran yang bersumber dari pajak harus diwujudkan menjadi pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pengembangan fasilitas Puskesmas Kecamatan Taman Sari menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan dasar di Jakarta. Dengan dukungan gedung yang lebih memadai dan pengembangan jenis layanan, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Red Shaff)***

Penulis

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AdvertisementAdvertisement
AdvertisementAdvertisement