Marullah Matali Dan Syaifuddin foto dok

Jakarta, LensaWarna.com– merupakan  pusat pemerintahan,  perekonomian,  dan perdagangan.  Pada  dasarnya  DKI  Jakarta memiliki  Suku  Betawi  yang  merupakan suku  asli yang  mendiami  wilayah  Jakarta.  Kebudayaan  dan  kesenian  etnis  Betawi tumbuh  dan  berkembang  di  kalangan rakyat  secara  spontan  dengan  segala kesederhanaannya.

Bicara potret Budaya dan Pariwisata di DKI Jakarta mengunggah silahturahmi ini dengan tokoh yang pas dalam hal ini adalah Marullah Matali menjadi Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata DKI  Jakarta  juga mempunyai  strategi  pengembangan  dan rencana untuk mengelola dengan cara yang berbeda  agar  menjadikan  DKI  Jakarta menjadi  tempat  yang  menarik  sebagai tujuan  destinasi  pariwisata.

Marullah Matali Dan Syaifuddin foto dok
Marullah Matali Dan Syaifuddin foto dok

Promosi merupakan salah satu cara untuk menarik masyarakat  mengenal  budaya  Betawi dalam  pariwisata  DKI  Jakarta dalam membuat promosi yang  baik yaitu  dengan menyajikan  visual yang  menarik terhadap target audiens.

Bukan tugas Pemprov semata-mata untuk memperkenalkan  lebih  dekat  lagi  kepada masyarakat umum tentang pengembangan dan  mengelola  data  Kepariwisataan  dan Kebudayaan  DKI  Jakarta  kepada masyarakat  umum  agar  semakin  dikenal dan tidak mengalami kepunahan kondisi saat ini peranan media  promosi  sangat membantu  untuk  mengkomunikasikan produk kepada konsumen agar melakukan pembelian.

Promosi  mempunyai beberapa alat  untuk  mencapai  tujuan  pemasaran yang telah ditetapkan. Alat-alat promosi ini digunakan  untuk  membantu  mencapai tujuan  Dinas  Pariwisata  Dan  Kebudayaan DKI  Jakarta  yaitu  untuk  meningkatkan kunjungan  wisata  dan  terus mengembangkan  kebudayaan  di  DKI Jakarta.

Marullah Matali Dan Syaifuddin foto dok
Marullah Matali Dan Syaifuddin foto dok

Membangun literasi dari hulu ke hilir mengenai budaya dan pariwisata di DKI Jakarta harus di tata secara konsisten bukan seremonial semata, Syaifuddin ME Tokoh muda NU bicara budaya memang gempuran  budaya global kita sikapi dengan cermat dan cerdas ,jangan sampai budaya lokal yang ada di DKI Jakarta tergerus dan punah merawat budaya Betawi generasi muda dapat melestarikan warisan budaya, seni budaya Betawi seperti tarian ondel – ondel, lenong Betawi, gambang kromong dan pencak silat aneka kuliner khas Betawi seperti kerak telor, bir pletok, dan dodol bagian kekuatan yang ada di DKI Jakarta.” Tegas syaifuddin.

Menutup obrolan mengajak masyarakat tak bosan-bosan senantiasa menjaga serta  melestarikan nilai-nilai kearifan lokal karena  pelestarian nilai-nilai kearifan local  dapat mempererat kohesi sosial  masyarakat.

“Nilai-nilai kearifan lokal  juga bisa diarahkan menjadi daya tarik pariwisata apabila dikelola secara baik dan profesional,” kata Marullah Matali menambahkan.(Djo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *